Gubernur Muhidin Pastikan PLN Percepat Pemulihan Listrik Kalselteng, Ditargetkan Berakhir Awal Agustus

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama PT PLN memastikan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akan segera membaik. Gangguan yang menyebabkan pemadaman bergilir ditargetkan mulai teratasi pada awal Agustus, seiring selesainya perbaikan sejumlah pembangkit listrik utama.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengatakan dirinya telah meminta langsung kepada General Manager PLN Kalselteng agar pimpinan PLN Pusat datang ke Kalimantan Selatan untuk memberikan penjelasan terkait kondisi kelistrikan yang terjadi.

”Hari ini kami bersama GM PLN Kalselteng dan PLN Pusat. Kemarin saya meminta agar salah satu pimpinan dari pusat datang ke Kalimantan Selatan, dan hari ini beliau hadir untuk menjelaskan secara langsung bagaimana kondisi kelistrikan yang sedang kita hadapi,” kata Muhidin.

Gubernur juga meluruskan informasi yang sempat disampaikannya sebelumnya terkait lokasi pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP). Menurutnya, pembangkit yang mengalami gangguan bukan berada di Murung Raya, melainkan di SKS Listrik Kalimantan (SLK) yang berlokasi di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Muhidin menambahkan, pekan depan dirinya akan meninjau langsung PLTU Asam-Asam bersama jajaran PLN untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana.

Berdasarkan penjelasan PLN, kata Muhidin, jika proses perbaikan berjalan lancar maka mulai 5 Agustus 2026 pemadaman bergilir diperkirakan sudah tidak terjadi, meski sistem kelistrikan masih dalam kondisi siaga. Sementara setelah pekerjaan pemeliharaan di PLTU Asam-Asam selesai pada akhir Agustus, sistem diproyeksikan kembali normal sepenuhnya.

”Saya berharap masyarakat memberikan kesempatan kepada PLN untuk menyelesaikan proses perbaikan ini,” ucapnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Kalselteng Iwan Soelistijno menjelaskan, pemadaman yang terjadi disebabkan beberapa pembangkit besar di sistem interkoneksi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sedang menjalani perbaikan.

Di PLTU SKS Listrik Kalimantan (SLK) Gunung Mas, terdapat dua unit pembangkit dengan kapasitas masing-masing 100 megawatt. Saat ini unit pertama beroperasi normal, sedangkan unit kedua masih dalam proses perbaikan.

”Gangguan yang terjadi sejak 22 Juli ditargetkan selesai pada 5 Agustus 2026 sehingga kapasitas 100 megawatt dapat kembali masuk ke sistem,” jelas Iwan.

Selain itu, PLTU Tanjung Power Indonesia (TPI) di Kabupaten Tabalong yang memiliki kapasitas 2×100 megawatt juga sempat mengalami gangguan pada unit kedua. Namun, perbaikan berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal.

”Awalnya ditargetkan selesai pada 30 Juli, Alhamdulillah sejak 28 Juli unit tersebut sudah kembali beroperasi penuh dengan kapasitas 100 megawatt,” ujarnya.

PLN juga terus melakukan percepatan perbaikan di PLTU Asam-Asam, termasuk pada Unit 3 yang memiliki kapasitas 54 megawatt.

Executive Vice President Operasi Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero), Saleh Siswanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Kalimantan Selatan terhadap kondisi kelistrikan di daerah. Kehadirannya bersama jajaran PLN Pusat merupakan tindak lanjut atas arahan gubernur untuk memastikan percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan.

Ia mengatakan, beroperasinya kembali unit pembangkit di TPI sejak 28 Juli telah membantu mengurangi defisit daya yang menyebabkan pemadaman bergilir.

PLN juga memastikan proses perbaikan unit pembangkit 100 megawatt di SKS Listrik Kalimantan (SLK) Gunung Mas ditargetkan rampung pada 5 Agustus 2026. Dengan beroperasinya kembali dua pembangkit besar tersebut, pemadaman bergilir di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah diharapkan dapat dihentikan.

”Jika seluruh target perbaikan tercapai, sistem interkoneksi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara akan kembali kuat sehingga pasokan listrik dapat berlangsung normal,” pungkas Saleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *