KabarKalimantan, Paringin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Balangan menggelar Rapat Paripurna ke-27 Masa Sidang II. Agenda utama rapat adalah mendengarkan Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Rapat digelar di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Balangan, Paringin, Senin 3 Agustus 2026. Jalannya sidang dipimpin oleh pimpinan dewan dan dihadiri jajaran eksekutif.
Juru bicara DPRD Balangan Norsita Maulida membacakan pandangan seluruh fraksi. Fraksi yang menyampaikan sikap antara lain Fraksi Nasdem, Fraksi Demokrasi Maju, Fraksi PAN, Fraksi PPP, hingga Fraksi Demokrasi Karya Sejahtera.
Secara umum, seluruh fraksi memberikan dukungan dan persetujuan prinsip atas Raperda Perubahan APBD 2026. Penyesuaian anggaran yang diajukan Pemkab dinilai tepat dan sesuai aturan untuk merespons dinamika ekonomi serta kebutuhan mendesak masyarakat.
“Perubahan APBD hendaknya disusun secara cermat, rasional, dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas,” ujar Norsita membacakan catatan strategis dewan.
Meski menyetujui, legislatif menitipkan sejumlah catatan kritis. Pemenuhan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur hingga desa diminta tetap jadi prioritas utama alokasi belanja.
Beberapa fraksi juga menyoroti pos pengeluaran spesifik. Fraksi PPP meminta Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian agar selektif dalam kerja
sama media berbasis evaluasi kebutuhan. Dorongan kolaborasi lintas sektor untuk penanganan transmigrasi juga disuarakan guna mempercepat pengentasan kemiskinan.
Selain itu DPRD menekankan penguatan sektor ekonomi rakyat seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM. Peningkatan PAD serta alokasi anggaran antisipasi bencana alam juga menjadi poin penting.
DPRD menyatakan siap ke tahap pembahasan berikutnya dan berharap tanggapan Bupati komprehensif agar lahir Perda APBD-P 2026 yang bermanfaat bagi masyarakat Bumi Sanggam.












