KabarKalimantan, Kotabaru – Serikat Buruh se-Kabupaten Kotabaru memperingati Hari Buruh Internasional Desa Sidomulyo, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Jumat (1/5/2026).
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) itu dihadiri Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli, Wakil Bupati Kotabaru H Syairi Mukhlis, Kabag Ops Polres Kotabaru Kompol Koas Adi Darma, Kasat Intel Polres Kotabaru AKP Harry, Danramil Kelumpang Hulu Kapten Inf Damhuri, Kapolsek Kelumpang Hulu, Kapolsek Kelumpang Selatan, Camat Kelumpang Hulu, Ketua Serikat Buruh se-kabupaten Kotabaru dan ribuan buruh se-Kabupaten Kotabaru.
Demi menjaga keamanan dan ketertiban pada pelaksanaan peringatan May Day tersebut, Polres Kotabaru menerjunkan sebanyak 100 personil.
Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli dalam sambutannya mengatakan, masing -masing pekerja mempunyai kompetensi, keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh karyawan atau pekerja lain, jadi dia punya keterampilan tersendiri dan keterampilan yang dimiliki itu sangat bermanfaat dalam rangka pembangunan daerah.
“Tanpa buruh kita tidak bisa membangun, oleh karena itu hari buruh kita peringati sekali setahun, artinya kita tidak boleh melupakan jasa-jasa buruh yang begitu mulia dan begitu pentingnya,” ucapnya.
Di sisi lain, Bupati juga paham akan tuntutan buruh yang menginginkan kesejahteraan. ” Para buruh harus dipekerjakan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, jadi kalau kita berbicara aturan tidak boleh didalamnya ada tindasan, tidak boleh ada tekanan, dan tidak ada kekerasan, tetapi yang diingat adalah keadilan di dalam bekerja seperti penerapan jam kerja,” tegasnya.
Untuk itu, bupati mengajak para buruh untuk berjuang sama-sama, dan berpesan kepada semuanya untuk menjaga keselamatan kerja l, karena keselamatan kerja tidak bisa dinilai dengan rupiah.
“Kalau mengancam keselamatan jiwa, jangan mau mengerjakan. Karena keselamatan kerja adalah hal yang utama. Sebab, untuk apa kita banyak uang kalau kita cacat, untuk apa kita banyak uang tapi ujung-ujungnya kita patah kaki atau misalnya meninggal, itulah motto buruh yang harus dipegang,” pesannya.
Sedikit bercerita, bupati juga mengatakan bahwa dahulu dirinya juga pernah bekerja sebagai buruh. “Dulu saya juga seorang buruh, mulai jadi buruh batu dan sempat juga jadi buruh perusahaan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana May Day Hasan dalam orasinya menekankan keadilan pekerja serta mengawal dan memastikan jalannya undang-undang ketenagakerjaan.
“Hari Buruh Internasional ini kita peringati bukan hanya untuk berbahagia, tapi menghargai perjuangan kawan-kawan yang dulu awalnya kita bekerja dari 12 jam sampai 24 jam sekarang hanya bekerja 7 jam sampai 8 jam, itu pun atas kesepakatan kita bersama sesuai apa yang kita mampu,” ucapnya.
“Walaupun di bawah terik matahari, tapi saya yakin kawan-kawan tetap semangat untuk merayakan hari buruh, tujuan kita adalah menyampaikan aspirasi dalam hal ini memperingati hari buruh guna bersilaturahmi,” ucap Hasan.
Ia berharap, kedepannya buruh lebih sejahtera, aspirasi buruh lebih didengar, dan jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti PHK sepihak.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum Konfederasi Buruh Kalimantan Selatan Rutqi menyampaikan, bersama buruh mari bangun keadilan yang lebih baik, tiada kata yang patut diucapkan selain memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT.
“Alhamdulillah atas izin Allah, Tuhan Yang Maha Esa, kita dapat hadir di tempat ini dalam rangka merayakan Hari Buruh Internasional.
“Mudah-mudahan dengan peringatan ini, terbangun sebuah komunikasi yang baik antara pemerintah dan seluruh jajarannya, kita berkolaborasi dalam membangun daerah Kabupaten Kotabaru.”
“Kita lanjutkan perjuangan itu dengan semangat tak pernah padam, dengan solidaritas yang kuat dan dengan keyakinan bahwa keadilan pasti akan datang,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru H Syairi Mukhlis mengatakan, beberapa hari lalu pihaknya sudah menerima audiensi dari teman-teman serikat pekerja yang tergabung dalam aliansi Gebrak di Kabupaten Kotabaru.
“Alhamdulillah Pak Bupati menyambut dengan baik dan menyampaikan segala usulan yang disampaikan, dan in syaa Allah segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait yang berwenang,” ucap Syairi Mukhlis.
“Permasalahan buruh yang ada di sini, akan kita selesaikan di kabupaten, yang menjadi kewenangan provinsi akan kita teruskan ke pemerintah provinsi yang dikawal langsung nanti oleh dinas terkait, sedangkan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan kita kawal ke pemerintah pusat,” ujarnya.
Peringatan Hari May Day tersebut juga diisi dengan kegiatan apel buruh, senam bersama dan ditutup dengan pembagian doorprize.












