KabarKalimantan, Batulicin – PT Borneo Indobara (BIB) menunjukkan konsistensi dan komitmennya dalam mendukung program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan, perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu ini mensupport program pemilahan sampah organik rumah tangga, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah mulai dari sumbernya.
“Sebagai bentuk nyata dalam mendukung program ini, PT BIB menyediakan 2.500 ember pemilahan sampah organik dan 20 unit drum sebagai sarana pendukungnya,” ujar Dept Head Environtment Rehabilitation & Compliance Yudha Hadiyanto Eka Saputra, Kamis (9/4/2026).

Di Provinsi Kalimantan Selatan, menurut Yudha Hadiyanto Eka Saputra, langkah ini menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang terus berkembang, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah.
“Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan, mengurangi beban tempat pembuangan akhir, serta mendukung terciptanya ekosistem berkelanjutan,” jelasnya.
Yudha Hadiyanto Eka Saputra pun menaruh harapan besar, agar inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik positif yang dapat diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia.
Pun demikian, Yudha Hadiyanto Eka Saputra tak menampik, program ini tak akan berjalan jika tidak dibarengi dengan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat agar pengelolaan sampah lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kita ingin program ini tidak hanya sekadar harapan, tetapi dapat diwujudkan secara nyata demi masa depan lingkungan yang lebih baik. Mari bersama-sama, kita wujudkan perubahan kecil yang berdampak besar untuk lingkungan,” pungkasnya.
Slamet Riadi












