H Nurdin Nakhodai PSI Kalsel, Siap Genjot Konsolidasi Hingga ke Akar Rumput

KabarKalimantan, Jakarta – Peta politik Kalimantan Selatan kembali bergerak. Pengusaha asal Tanah Laut, H Nurdin, resmi menakhodai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Selatan. SK pengangkatan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, di Kantor DPP PSI, Jalan K.H. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (7/8/2025).

Dalam momen serah terima itu, sejumlah pengurus PSI Kalsel turut hadir dan memberikan dukungan penuh. Tampak Bro Aulia, Bro Agus, Bro Wong, Bro Umam, Bro Niko, serta jajaran DPD lainnya ikut menyaksikan pengangkatan sang nakhoda baru.

H Nurdin sendiri bukan sosok asing di dunia politik Banua. Ia sempat menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Tanah Laut, sebelum akhirnya memutuskan mundur sejak Agustus 2024 karena merasa sudah tak sejalan dengan arah partai tersebut.

Kini, ia menggantikan Ananta Agung Junaedy atau yang akrab disapa Bro Edy, yang mendapat amanah baru di jajaran pengurus pusat PSI.

Kepada awak media, H Nurdin menegaskan target awalnya sejalan dengan arahan Ketum Kaesang: melakukan pembenahan menyeluruh pada struktur PSI, baik di tingkat provinsi maupun di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

“Kami ingin PSI lebih rapi, lebih solid. Konsolidasi ke bawah jadi prioritas kami, agar mesin partai benar-benar siap menyambut momentum politik ke depan,” ujar H. Nurdin.

PSI Bukan Lagi Pendatang Baru

Wakil Ketua PSI Kalsel, Endani Kastien, menyambut positif pelantikan tersebut. Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak H Nurdin menjadi bekal kuat dalam mengarahkan laju partai.

“Beliau bukan orang baru. Jaringannya luas, pengalamannya panjang. Kami optimis PSI Kalsel akan jauh lebih kuat,” kata Endani.

Ia juga menyinggung masa kepemimpinan sebelumnya di bawah Bro Edy yang telah berhasil membawa PSI Kalsel tampil sebagai kekuatan politik baru di Banua.

“Di era Bro Edy, PSI sudah mulai diperhitungkan di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan ke depan, PSI semakin baik, semakin berkembang, dan terus menjadi yang terdepan membela kepentingan urang Banua,” tutupnya.

Dengan dinamika baru ini, PSI Kalsel tampaknya siap tancap gas menghadapi tantangan politik mendatang, termasuk Pemilu 2029. Perombakan struktur bukan sekadar formalitas, tapi langkah strategis menuju partai yang lebih solid dan relevan di hati rakyat.

Muhammad Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *