KabarKalimantan, Banjarmasin – Legenda hidup sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto direncanakan akan hadir dan melatih para siswa SSB Wasaka Indonesia dalam agenda latihan spesial yang digelar pada Minggu, 31 Mei 2026.
Tak sendirian, pelatih Timnas Indonesia U-17 itu juga akan datang bersama eks rekan setimnya di timnas, Supriyono Prima. Keduanya, akan berkolaborasi dengan para pelatih Wasaka Indonesia untuk berbagi pengalaman dan ilmu sepak bola kepada para pemain muda Wasaka Indonesia.

Kegiatan bertajuk Latihan Bersama tersebut akan dilaksanakan di Biebie Minisoccer mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai.
Tak hanya sesi latihan di lapangan, Wasaka Indonesia juga menggelar Sharing Session bertema Peran Orang Tua Dalam Pembinaan dan Perkembangan Anak di Era Sepak Bola Modern pada malam harinya.
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WITA di Ballroom Hotel Aria Barito dan terbuka bagi orang tua siswa maupun masyarakat umum.
Direktur Teknik Wasaka Indonesia, Ilham Romadhona mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan dua nama besar sepak bola nasional tersebut untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa maupun orang tua.
“Tentu banyak hal yang bisa dibagi dua legenda ini untuk anak-anak Wasaka Indonesia,” ujar Ilham.
Ilham sendiri memiliki kedekatan dengan Kurniawan sejak era 1990-an. Ia pernah menimba ilmu sepak bola di Italia bersama Kurniawan saat keduanya tergabung dalam program Timnas Indonesia Primavera.
Menurutnya, kehadiran Kurniawan dan Supriyono bukan hanya memberi pengalaman teknis sepak bola kepada pemain muda, tetapi juga memberikan edukasi kepada para orang tua tentang pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak di era sepak bola modern.

Melalui kegiatan Sharing Session, para orang tua nantinya akan mendapatkan wawasan mengenai pola pendampingan anak, pembentukan karakter, mental bertanding, disiplin, hingga bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat bagi perkembangan pesepak bola usia dini.
“Kami ingin orang tua juga ikut belajar dan memahami bagaimana mendukung proses anak-anaknya. Sepak bola modern bukan hanya soal bakat, tetapi juga dukungan keluarga, pola komunikasi, dan lingkungan yang tepat,” tambah Ilham.
Kurniawan sendiri saat ini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 setelah ditunjuk PSSI pada awal 2026. Sementara Supriyono dikenal sebagai mantan pemain timnas senior yang kini aktif dalam pembinaan sepak bola usia dini.
Muhammad Ridha












