Dinas Kesehatan Balangan Soroti Peningkatan Kasus HIV pada Populasi Kunci

KabarKalimantan, Paringin – Dinas Kesehatan Balangan mencatat peningkatan tren kasus HIV baru pada populasi kunci, yakni laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) atau gay.

Hal ini disampaikan oleh Graha Eka Satria, Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan saat diwawancarai pada Selasa (16/12/2025), terkait dengan video viral seks homoseksual yang beredar di media sosial.

Graha menjelaskan bahwa dari total 52 kasus HIV yang ada, sebanyak 11 kasus berasal dari populasi kunci tersebut.

“Kami terus melakukan berbagai upaya pencegahan, di antaranya melalui pendampingan serta sosialisasi HIV, baik di lingkungan tertentu maupun kepada masyarakat secara umum,” kata Graha.

Dinas Kesehatan Balangan mengimbau masyarakat bahwa upaya paling efektif untuk mencegah penularan HIV dan AIDS adalah dengan menghindari perilaku berisiko, khususnya seks bebas, baik yang dilakukan oleh lawan jenis maupun sesama jenis.

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar lebih mempertimbangkan setiap tindakan yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari,” tambah Graha.

Video viral hubungan homoseksual yang beredar di media sosial telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Kabupaten Balangan. Salah satu terduga dalam video tersebut adalah seorang selebgram yang berasal dari Kabupaten Balangan.

Setelah ditelusuri, ternyata juga terdapat grup/komunitas di media sosial yang memberikan jalan kepada golongan gay. “Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS untuk masyarakat Kabupaten Balangan,” kata Graha.

Graha juga mengingatkan bahwa HIV dan AIDS merupakan penyakit yang hingga saat ini belum dapat disembuhkan. Pengobatan yang ada hanya bertujuan untuk menekan perkembangan virus, bukan untuk menghilangkannya.

“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS, seperti seks bebas dan penggunaan narkoba dengan jarum suntik secara bergantian,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Balangan akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah penularan HIV/AIDS dan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,” kata Graha.

Masyarakat Kabupaten Balangan diharapkan dapat lebih waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Dengan kerja sama dan kesadaran masyarakat, kita dapat mencegah penularan HIV/AIDS dan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *