KabarKalimantan, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), memastikan kesiapan menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Kalimantan Selatan.
Rakor dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin, didampingi Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalsel, Irjen. Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalsel, Brigjen Pol Nurullah serta dihadiri unsur Forkopimda, jajaran SKPD Pemprov Kalsel, dan Pemerintah Kota Banjarbaru, bertempat di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (9/1/2026).
Presiden Prabowo dijadwalkan berkunjung ke Kalsel pada Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan perdananya, Presiden akan mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 (STR 9) di Banjarbaru yang berlokasi di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS).
Selain itu, Presiden RI juga akan meluncurkan program strategis nasional di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial, yang menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur H. Muhidin menyampaikan seluruh kesiapan teknis yang diminta Kementerian Sosial RI telah dipenuhi, termasuk dukungan lintas sektor untuk menjamin keamanan dan kelancaran kunjungan. “Kami sudah menyiapkan seluruh kebutuhan, mulai dari sarana pendukung hingga pengamanan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, peluncuran Sekolah Rakyat awalnya direncanakan di Pulau Jawa, namun Presiden Prabowo secara khusus mengarahkan agar kegiatan tersebut dilaksanakan di Kalsel sebagai bentuk pemerataan pembangunan. “Kalsel menyatakan siap, dan Presiden menyetujui pelaksanaannya di sini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial RI, Devi Deliani, memberikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam menyambut kunjungan kerja Presiden.
Menurutnya, Kalsel dipilih langsung oleh Presiden ke-8 sebagai pusat peluncuran Sekolah Rakyat tingkat nasional. “Kegiatan launching ini merupakan agenda nasional dan membutuhkan sinergi penuh dari seluruh OPD,” jelas Devi.
Ia menambahkan, koordinasi teknis juga melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan untuk penyediaan ambulans dan tenaga medis, serta berbagai unsur lintas sektoral lainnya guna memastikan kesiapan maksimal di lapangan.
Di akhir rapat koordinasi, masing-masing unsur memberikan paparan kesiapan sesuai bidangnya. Kapolda Kalsel, Irjen. Pol Rosyanto Yudha Hermawan memaparkan rencana pengamanan terpadu selama rangkaian kunjungan Presiden, termasuk pengaturan lalu lintas dan pengamanan lokasi kegiatan. Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalsel, Brigjen Pol Nurullah menyampaikan hasil pemetaan situasi serta langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin memaparkan kesiapan dukungan personel TNI dalam pengamanan serta bantuan pengamanan wilayah.
Adapun Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendukung sarana dan prasarana, penataan lingkungan, serta pelayanan publik guna memastikan kunjungan Presiden Republik Indonesia berjalan aman, tertib, dan lancar.











