DPRD Batola Sepakati APBD-P 2026

KabarKalimantan, Marabahan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Rapat Paripurna Persetujuan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Perubahan APBD) Tahun Anggaran (TA) 2026, bertempat di Gedung DPRD Lantai III Marabahan, Kamis (24/9/2026).

Rapat dihadiri Bupati Batola H Bahrul Ilmi, para anggota dewan, Forkompimda, Sekda, Staf Ahli, Asisten, pimpinan SKPD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, Kabag, Camat, Lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan serta awak media.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono didampingi Wakil Ketua Harmuni dan H Bahriannoor ditandai dengan penandatanganan bersama ini, menyepakati Perubahan APBD Batola TA 2026 mengalami penurunan 18,30 persen atau sebesar Rp326.657.637.293 dari APBD Batola TA 2026 yang diproyeksi sebesar Rp1.785.146.411.590 sehingga menjadi Rp1.458.488.774.297.

DPRD Batola melalui perwakilan Badan Anggaran (Banggar), Basrin S Hut menyatakan, terjadinya penurunan pendapatan Batola ini disebabkan pajak daerah maupun retribusi daerah. Sehingga memerlukan penyesuaian pagu di masing-masing SKPD penyesuaian pagu anggaran.

Anggota Banggar DPRD Batola dari Fraksi PDIP ini mengatakan, pengurangan maupun pergeseran ini dilakukan dengan pertimbangan yang tidak mengganggu kinerja khususnya terhadap pelayanan masyarakat terutama terhadap program yang bersifat prioritas.

Kendati demikian, pemda melalui SKPD penghasil hendaknya lebih proaktif lagi menggali dan mengoptimalkan PAD terlebih terhadap PAD yang sudah ditetapkan dalam Perda APBD serta telah melalui pengkajian,” tegas Basrin.

Sementara itu, Bupati Batola H Bahrul Ilmi dalam pendapat akhir kepala daerah menyatakan, Pemkab dan DPRD telah sepakat melangkah bersama meningkatkan dan menuntaskan seluruh rangkaian rencana kerja pemerintah daerah tahun 2026 utamanya di paruh waktu hingga akhir tahun ini.

Anggaran Perubahan APBD TA 2026, sebut Bahrul, tidak hanya memberikan dukungan terhadap proses pembangunan di Kabupaten Batola namun perubahan APBD juga sangat dinantikan sebagai sumber daya bagi penyempurnaan kinerja guna mewujudkan secara maksimal visi dan misi Pemkab Batola, pemerintah provinsi, dan pusat.

“Perubahan APBD Batola TA 2026 ini akan menjadi titik penting dalam merangkai kesinambungan bagi penyelenggaraan pembangunan di daerah dimana anggaran program dan kegiatan dalam perubahan APBD lebih merupakan upaya penyesuaian atas perubahan ketersediaan anggaran baik anggaran pendapatan maupun anggaran belanja,” ujar Bahrul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *