KabarKalimantan, Kotabaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotabaru bergerak cepat memperbaiki ruas jalan alternatif yang menjadi penunjang mobilitas warga selama proses rehabilitasi Jembatan Jelapat. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kotabaru, H. Abdul Hamid, menegaskan bahwa perbaikan jalur alternatif merupakan langkah strategis agar aktivitas warga tidak terganggu.
“Kami memastikan Jalan Meranti Putih (Perumnas Rampa Baru) dan Jalan Selokayang tetap layak dilalui sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar. Ini bentuk komitmen pemerintah menjaga konektivitas dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya saat ditemui awak media diruang kerjanya, Rabu (10/6/26).
Pekerjaan meliputi perataan badan jalan, penimbunan titik rusak, serta peningkatan kualitas permukaan agar mampu menampung lonjakan kendaraan yang dialihkan dari jalur utama.
Selain itu, PUPR berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatur lalu lintas secara efektif. Warga diimbau mematuhi rambu dan petunjuk demi keselamatan bersama.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap rehabilitasi Jembatan Jelapat berjalan sesuai jadwal dan selesai tepat waktu. Dengan dukungan jalan alternatif yang memadai, aktivitas masyarakat diharapkan tetap normal tanpa hambatan berarti.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab Kotabaru dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus pelayanan publik, terutama menjaga konektivitas antarwilayah di tengah pelaksanaan proyek strategis daerah.










