Kotabaru Genjot Persiapan Menuju KKS 2027, Bapperida Gelar Workshop Penguatan Forum Kecamatan dan Desa Sehat

KabarKalimantan, Kotabaru – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotabaru melaksanakan Workshop Penguatan Kapasitas Forum Kecamatan Sehat dan Kelompok Kerja (Pokja) Desa Sehat, di Ruang Rapat Pulau Inspirasi Lantai II Bapperida Kotabaru, Selasa (9/12/25).

Kegiatan ini digelar sebagai langkah percepatan persiapan Kabupaten Kotabaru dalam menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2027, khususnya terkait pembentukan kelembagaan forum di tingkat Kecamatan hingga Desa.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Bapperida Kotabaru, Ir. Rurien Srihardjanti, MM. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Kotabaru wajib berpartisipasi dalam penilaian KKS 2027, mengingat hingga kini masih menjadi salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang belum mengikutinya.

“Saat ini capaian Open Defecation Free (ODF) Kotabaru berada di angka 79 persen dan tinggal dikejar menjadi 80 persen sebagai syarat utama untuk mengikuti penilaian KKS. Selain itu, kelengkapan data dan kelembagaan forum hingga tingkat Desa menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama,” ujarnya.

Rurien juga menekankan pentingnya penerapan satu data terpadu lintas sektor sebagai dasar perencanaan pembangunan, termasuk dalam pemenuhan sembilan tatanan KKS.

Narasumber dari Dinas Kesehatan Kotabaru, H. Sugianor, menyampaikan bahwa hingga akhir 2025 capaian Desa ODF di Kotabaru telah mencapai 80 persen dari total Desa yang ada, sehingga secara teknis sudah memenuhi syarat untuk pengajuan sertifikasi ODF tingkat kabupaten.

Namun masih diperlukan percepatan pembentukan Forum Kecamatan Sehat dan Pokja Desa Sehat minimal 50 persen sebagai syarat menuju KKS 2027.

“Hingga saat ini, pembentukan kelembagaan masih perlu percepatan. Ini menjadi tugas bersama agar target dapat tercapai tepat waktu,” jelasnya.

Ia juga menguraikan sembilan tatanan penilaian Kabupaten/Kota Sehat yang meliputi:

1. Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri
2. Permukiman dan Fasilitas Umum
3. Satuan Pendidikan
4. Pasar Sehat
5. Perkantoran dan Perindustrian
6. Pariwisata Sehat
7. Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan
8. Perlindungan Sosial
9. Penanggulangan Bencana

Ketua Forum Kabupaten Kota Sehat (FKKS) Kotabaru yang diwakili H. Kamaruz Zaman menambahkan bahwa tujuan utama saat ini bukan sekadar meraih penghargaan KKS, tetapi memastikan Kotabaru dapat masuk ke dalam sistem penilaian resmi.

Dari total 22 Kecamatan dan lebih dari 200 desa, baru sebagian kecil yang memiliki forum dan pokja. Padahal, syarat minimal untuk dapat dinilai adalah 50 persen pembentukan forum Kecamatan dan 50 persen Pokja Desa Sehat.

“Kondisi geografis Kotabaru yang sangat luas menjadi tantangan tersendiri. Namun dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis target ini bisa tercapai,” ucapnya.

Workshop ini diikuti perwakilan dari empat Kecamatan, Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Kepulauan, Pulau Laut Barat, dan Tanjung Selayar serta peserta dari berbagai SKPD terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BPKAD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *