Biebie Cup U-9: Turnamen Sepak Bola Anak yang Gratiskan Semua, Demi Bakat Muda

Oplus_131072

KabarKalimantan, Banjarmasin – Suara sorak-sorai anak-anak memecah suasana pagi di Lapangan Biebie Minisoccer, Banjarmasin, Rabu (18/6).

Sebanyak 12 tim sekolah dari seluruh penjuru Banjarmasin ambil bagian dalam turnamen mini soccer yang digelar tanpa pungutan biaya sedikit pun.

Turnamen ini bukan sekadar ajang bertanding, tapi juga ruang bermain yang penuh nilai-nilai positif: sportivitas, keberanian, hingga semangat kerja sama. Yang membuatnya lebih istimewa, semua fasilitas dari transportasi hingga kebutuhan air minum pemain digratiskan untuk para peserta.

Ketua Pelaksana Biebie Cup Muhammad Ridha, atau yang akrab disapa Edo, menjelaskan bahwa Biebie Cup U-9 sejak awal dirancang sebagai wadah pembinaan yang benar-benar bebas dari unsur komersial.

 

“Kami tidak memungut biaya apapun dari peserta. Transportasi, air minum, semua kami sediakan. Tujuannya murni memberi anak-anak kesempatan bermain dan berkompetisi dengan cara yang menyenangkan,” jelas Edo.

Turnamen ini memakai format setengah kompetisi. 12 tim dibagi dalam 4 grup. Dua tim terbaik dari masing-masing grup lolos ke delapan besar, lalu berlanjut ke semifinal dan final yang akan digelar Sabtu (21/6).

“Kami ingin anak-anak tidak hanya bisa menendang bola, tapi juga belajar berkompetisi sehat. Ini bagian dari pembinaan karakter sejak dini,” lanjutnya.

Edo berharap turnamen ini bisa menjadi agenda rutin. Rencananya, edisi selanjutnya akan kembali digelar saat libur semester Desember 2025.

“Kami ingin jadi bagian dari sejarah mereka. Kalau ada anak yang suatu hari jadi pemain profesional, kami bangga pernah beri mereka panggung pertama,” pungkas Edo.

Dukungan juga datang dari pelatih peserta. Coach Nugraha dari SDN Sungai Andai 3 menyambut baik keberadaan turnamen ini.

Menurutnya, Biebie Cup U-9 adalah oase positif di tengah minimnya kompetisi usia dini di daerah. “Bakat-bakat terpendam bisa terlihat di sini. Kalau rutin digelar, bukan tidak mungkin pemain hebat lahir dari turnamen ini,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan libur sekolah, sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar anak-anak. “Ini waktu yang pas. Anak-anak tetap aktif, tetap bermain, tapi dalam atmosfer yang mendidik dan menggembirakan,” katanya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *