KabarKalimantan, Banjarmasin – Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) VII Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025 bukan sekedar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan ruang silaturahmi, ekspresi budaya, dan penguatan jati diri masyarakat banua melalui olahraga rekreasi serta menjadi bagian penting dari persiapan menuju ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) tahun 2025.
Antusiasme peserta terlihat dengan kehadiran sekitar 6.000an lebih pegiat olahraga masyarakat dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dengan 59 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) akan dipertandingkan, meliputi Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya (OTKB), Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK), serta Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT).
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin usai membuka Fornas VII Kalsel di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin mengatakan, ini merupakan momentum dalam rangka menyeleksi dan menempa para pegiat olahraga rekreasi terbaik dari kalimantan selatan, yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

”Maka, hari ini kita melaksanakan Forda Kormi ini dan memilih yang akan mewakili kalimantan selatan ke Fornas di Nusa Tenggara Barat pada 26 Juli sampai dengan 1 Agustus 2025,” kata Syarifuddin yang juga selaku Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kalimantan Selatan.
Ia berharap, melalui Forda ini makin memperkuat identitas banua, memperkenalkan kekayaan lokal, dan menginspirasi masyarakat luas untuk hidup lebih sehat, bahagia, dan produktif.
”Jaga kebersamaan, persatuan, junjung tinggi sportivitas, mengangkat kearifan dan budaya lokal supaya lebih dikenal di nusantara dan teruslah menjadi duta olahraga yang membanggakan bagi kalimantan selatan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia FORDA VII Kalsel 2025, Muhammad Yamin HR, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Forda memiliki misi penting selain menyeleksi para pegiat olahraga masyarakat untuk menjadi duta Kalimantan Selatan mengikuti Festival Olahraga Nasional (FORNAS) di Nusa Tenggara Barat.

”Forda ini juga menjadi momentum untuk melestarikan kebudayaan daerah dan mengembangkan olahraga masyarakat di seluruh penjuru kalimantan selatan,” ungkapnya.
Walikota Banjarmasin ini menambahkan bahwa pelaksanaan lokasi festival 90 persen berada di Kota Banjarmasin, termasuk di kawasan GOR Hasanuddin HM dan 10 persen sisanya tersebar di Kota Banjarbaru.
”Para peserta akan memperebutkan total 804 medali, terdiri dari emas, perak, dan perunggu,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan serta berharap dukungan dan kerja sama dari semua pihak demi kelancaran dan kesuksesan FORDA VII Kalsel 2025.
“Andaikan nanti ada kekurangan, kami menyampaikan permohonan maaf. Kami juga siap menerima masukan dan saran yang membangun demi suksesnya kegiatan,” pungkas Yamin.
Pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) VII Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025 ditandai penepukan mayang oleh Sekdaprov Kalsel, M Syarifuddin, Walikota Banjarmasin sekaligus ketua panitia, M Yamin, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan disaksikan kontingen peserta dari 13 kabupaten kota se Kalimantan Selatan.
Syahri Ramadhan











