KabarKalimantan, Banjarmasin – Tim Futsal Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalimantan Selatan berhasil keluar sebagai juara pada even Turnamen Futsal Antar Wartawan PWI Kalsel-Adaro Cup 2025.
Pada tahun ini, skuad FWE Kalsel memang hampir 80 persen didominasi pemain muda. Selebihnya, diisi pemain senior yang usianya sudah tak muda, salah satunya ialah Didin Aryadi.
Uban yang menjamur di kepalanya tak dapat mendustakan bahwa ia memang sudah tua. Pun demikian, staminanya masih terjaga, tenaganya bak kuda, hingga ia jadi pilihan utama sebagai starting five, dan mampu mengantarkan FWE Kalsel yang dimanajeri Arief Rahman menjadi juara usai mengalahkan tim futsal Press Room Polresta Banjarmasin di laga grand final yang dilangsungkan di Borneo Indoor Futsal Banjarmasin pada Minggu (17/11/2025).
Pria yang juga kerap disapa Pakacil Didin ini menunjukkan pengalaman dan kualitasnya dalam mengawal lini pertahanan FWE Kalsel, hingga membuat pemain Press Room Polresta Banjarmasin kesulitan melewatinya.
Buktinya, di laga grand final itu, tim Press Room Polresta Banjarmasin hanya mampu mencetak satu gol, itu pun didapat melalui skema tendangan bebas. Artinya, serangan yang dilakukan tim lawan saat play on selalu kandas di kakinya.
Bukan itu saja, pengalamannya sebagai pemain yang paling senior di skuad FWE Kalsel membuat dirinya menjadi mentor dan motivator bagi rekan setimnya.
Pasalnya, setelah tim Press Room Polresta Banjarmasin berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, Didin dengan tenangnya menyemangati rekan-rekannya agar tak panik dan down setelah skor imbang itu.
Terbukti, ia mampu mengangkat performa permainan rekan-rekannya meskipun sudah sangat kelelahan. Alhasil, para punggawa muda FWE Kalsel pun tak sedikitpun menurunkan ritme permainan, dan tetap dengan tekad awal untuk memenangkan pertandingan
Asa menjadi juara pun terwujud setelah M Robby menciptakan gol keduanya di sedikit sisa waktu pertandingan yang sekaligus mengunci kemenangan FWE Kalsel atas Press Room Polresta Banjarmasin dengan skor 2-1.
Di dunia sepakbola maupun futsal, Didin memang kenyang pengalaman. Sewaktu muda, ia tercatat sebagai salah satu punggawa Pra PON Kalsel. Sementara setelah berprofesi sebagai jurnalis, dua medali sudah dipersembahkannya untuk tim Porwanas PWI Kalsel.
Sementara itu, Manajer FWE Kalsel Arief Rahman mengaku sangat puas atas gelar juara tim futsal yang dibentuknya itu. Selain penebus kegagalan pada even dua tahun terakhir, tahun lalu didiskualifikasi dan tahun sebelumnya hanya mampu keluar sebagai Runner up.
Ia pun memuji seluruh pemainnya, dan mengatakan hasil ini diraih tidak dengan cara instan. “Belajar dari pengalaman, mengingat turnamen futsal ini aangat kompetitif, program persiapan tim pun kami lakukan lebih panjang. Latihan internal kami lakukan beberapa kali, dan terakhir kami coba sparing partner untuk memadukan dan menentukan komposisi pemain utama yang diturunkan saat pertandingan, dan alhamdulillah hasilnya sesuai target. Juara!” terang Arief.
Sekadar diketahui, sepanjang Turnamen Futsal PWI Kalsel-Adaro Cup 2025, skuad FWE Kalsel membukukan laga tanpa kekalahan, poin sempurna pada babak penyisihan, menang telak atas Press Room Pemprov Kalsel dan, serta menang tipis 2-1 di laga final dengan catatan hanya 3 kali kebobolan.
Suhaimi Hidayat











