Sambut Rangkaian Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-75 dengan Semangat Persatuan, Budaya, dan Inovasi

KabarKalimantan, Banjarbaru – Provinsi Kalimantan Selatan tengah bersiap merayakan Hari Jadi ke-75 dengan serangkaian agenda meriah dan sarat makna. Dengan mengusung tema “Bagawi Tuntung – Banua Bauntung – Rakyat Himung” perayaan yang digelar sepanjang Juli hingga Agustus 2025 ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam membangun Banua secara inklusif dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi, peringatan Hari Jadi ke-75 Kalsel dirancang tidak hanya sebagai selebrasi seremonial, tetapi juga momentum untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dari pelestarian budaya hingga pemberdayaan generasi muda dan pembangunan ekonomi desa.

Rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-75 Kalimantan Selatan ini menggambarkan sinergi antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Mulai dari pelestarian sejarah, aksi sosial, pemberdayaan ekonomi desa, hingga inovasi digital, semuanya dirangkai dalam satu semangat: mewujudkan Kalimantan Selatan yang bersatu, berdaulat, sejahtera, dan menjadi bagian dari Indonesia yang maju.

Perayaan hari jadi ini juga bukan hanya milik pemerintah, tapi milik seluruh masyarakat Kalsel. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor selaras dengan visi misi Pemerintah Provinsi ”Bekerja Bersama-Merangkul Semua, Kalimantan Selatan siap melangkah menuju masa depan yang lebih cemerlang.

Memasuki Agustus 2025, suasana perayaan semakin semarak. Dimulai dengan Pagelaran Wayang Gong pada 4 Agustus di UPTD Taman Budaya, masyarakat diajak menikmati kekayaan seni tradisional Banjar.

Sementara itu, Lomba Kreativitas Pemuda (6–10 Agustus) menjadi panggung bagi generasi muda dalam bidang fotografi, film, videografi, dan desain grafis. Semangat inovatif juga diwujudkan melalui peluncuran Kepustakaan Digital Merangkul pada 15 Agustus, upaya strategis untuk meningkatkan literasi digital di era modern.

Dukungan terhadap ekonomi lokal pun digencarkan melalui Kalsel Expo & BUMDes Expo, yang berlangsung dari 10 hingga 18 Agustus di kawasan perkantoran Pemprov. Ajang ini memamerkan potensi produk-produk unggulan desa, UMKM, dan inovasi daerah.

Tak lupa, penghormatan terhadap jasa pahlawan dilakukan melalui Ziarah ke Taman Makam Pahlawan pada 10 Agustus. Sebelumnya, pada 3 Agustus, semangat kebugaran dan kebersamaan juga ditunjukkan dalam Gowes Hari Jadi ke-75 Kalsel.

Sebelumnya pada bulan Juli, semangat kebersamaan telah dibuka dengan berbagai rangakaian kegiatan sejak 1 Juli, ditandai dengan bakti sosial kebersihan gereja dan masjid di SMA Banjarmasin. Aksi ini menjadi simbol nyata toleransi dan gotong royong antar umat beragama.

Kegiatan berlanjut pada 19 Juli dengan Golf Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur di Lapangan Golf Swargaloka, mempererat hubungan antara pejabat dan tokoh masyarakat dalam suasana santai namun bermakna.

Pada bulan yang sama, Grand Opening Tahun Sultan Adam dihadiri Bupati dan Walikota se-Kalsel menandai komitmen pelestarian budaya lokal. Semangat heroisme dan semangat kebugaran juga mewarnai Juli lewat Trenginas Triathlon Seri-3 (25–27 Juli) dan Kalimantan Fire and Rescue Challenge 2025, yang menguji kesiapan fisik dan mental di bidang olahraga dan penanggulangan bencana.

Adapun tema peringatan Hari Jadi ke-75 Kalimantan Selatan, ”Bagawi Tuntung – Banua Bauntung – Rakyat Himung” memiliki makna yaitu :

– Bagawi Tuntung : bekerjasama membangun banua, tuntung pandang rahayu. Kalimantan Selatan akan mencapai kesejahteraan dalam memyelesaikan amanat dan kepercayaan dari rakyat gasan membangun banua.

– Banua Bauntung : Banua Kalimantan Selatan akan menjadi banua yang disenangi oleh orang luar, terutama orang banua itu sendiri akan mendapat berkah atau keuntungan karena memiliki tanah yang makmur, subur, dan memiliki kemakmuran yang melimpah.

– Rakyat Himung : Dengan gawian nang harat dan banua yang bauntung atau senang dengan kinerja pemimpin nang harat membangun banua dan bersyukur atas nikmat dan kemakmuran yang diperoleh di Banua sendiri.

Syahri Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *