KabarKalimantan, Paringin – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang adaptif, transparan, dan terintegrasi, BKPSDM Balangan resmi meluncurkan versi awal aplikasi berbasis web bernama “Pojok Tanya”.
Aplikasi yang dapat diakses melalui tautan https://pojoktanya.simpelblg.id ini dirancang khusus sebagai pusat bantuan digital (helpdesk) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan untuk mengonsultasikan berbagai permasalahan seputar kepegawaian.
Pengembang aplikasi ini, Reza Fahdina, yang juga merupakan Analis SDM Aparatur di BKPSDM Balangan, Kamis (21/5/2026) menjelaskan bahwa gagasan ini lahir dari kebutuhan akan pengarsipan data konsultasi. Selama ini, layanan tanya jawab melalui pesan instan seperti WhatsApp memang berjalan cepat dan praktis. Namun, format tersebut memiliki kelemahan karena riwayat penyelesaian masalah kerap terpencar dan tidak terdokumentasi dengan baik.
“Melalui Pojok Tanya, setiap kendala yang ditanyakan ASN dan solusi dari Person in Charge (PIC) BKPSDM akan terarsipkan secara rapi. Jika ada ASN lain yang mengalami masalah serupa, mereka bisa langsung melihat riwayat tanya-jawab sebelumnya.”
“Bagi pimpinan, rekam jejak digital ini juga sangat berguna untuk memetakan tren isu kepegawaian yang paling sering muncul,” papar Reza.
Meski demikian, Reza menegaskan bahwa aplikasi ini tidak menutup pintu layanan konsultasi langsung via WhatsApp. Pojok Tanya hadir sebagai wujud semangat Balangan Baharat untuk melengkapi dan memperkaya ekosistem layanan publik yang lebih modern.
Dukungan Penuh dan Apresiasi Lintas Instansi
Terobosan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala BKPSDM Balangan, H. Sufriannor. Ia menilai digitalisasi layanan adalah kunci efisiensi di era modern.
“Aplikasi ini sangat membantu ASN karena memberikan sarana penyelesaian masalah sesuai ketentuan tanpa mengharuskan mereka datang langsung ke kantor BKPSDM. Inovasi-inovasi seperti ini harus terus kita dukung agar tujuan digitalisasi kepegawaian benar-benar terwujud,” tegasnya.
Respons positif juga datang dari para pengguna layanan lintas instansi yang merasakan langsung manfaat pemangkasan jarak administratif.
Eddy Mufiannoor dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balangan menyoroti efektivitas aplikasi ini bagi tenaga pendidik di daerah terpencil.
“Sebagai wilayah yang memiliki beberapa sekolah di daerah pelosok, kehadiran portal bantuan digital ini sukses memangkas birokrasi fisik. Guru atau kepala sekolah tidak perlu lagi turun ke Paringin hanya untuk menanyakan urusan administratif kepegawaian.”
Adanya wadah terpusat ini juga membuat informasi menjadi seragam dan meminimalkan misinformasi kebijakan,” ungkap Eddy, sembari menyarankan penambahan fitur interaktif lanjutan bagi penanya di pembaruan mendatang.
Senada dengan hal tersebut, Siti Fatimah dari Bapperida Balangan menilai Pojok Tanya sebagai bukti nyata komitmen daerah menuju Smart Governance.
“Layanan digital ini memberikan kemudahan untuk berkonsultasi secara cepat, terbuka, dan efisien tanpa terkendala jarak dan waktu. Ini bukan sekadar wadah tanya-jawab, melainkan ruang interaktif yang mengedukasi ASN terkait regulasi dan administrasi kepegawaian secara transparan,” pujinya.
Sebagai sebuah inovasi versi awal, BKPSDM Balangan menyadari bahwa pengembangan Pojok Tanya tidak akan berhenti di sini. Pintu terhadap masukan dan saran konstruktif terus dibuka lebar guna menjadikan platform ini makin responsif dan tepercaya bagi seluruh ASN Kabupaten Balangan di masa depan.












