BANJARMASIN – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprioritaskan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dalam penyusunan APBD 2027, terutama penyediaan akses listrik dan air.
Hal itu mengemuka dalam rapat kerja pembahasan program dan kegiatan Dinas ESDM bersama Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (1/10/2026).
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, mengatakan usulan dewan yang berorientasi langsung pada kepentingan masyarakat perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan anggaran.
“Yang lebih utama itu masyarakat dasar, listrik, air. Itu pasti menyentuh kebutuhan masyarakat dasar. Kita lebih mengutamakan itu, baru yang lainnya menyusul,” kata Mustaqimah.
Ia juga meminta Dinas ESDM memperbarui informasi mengenai perkembangan program yang telah direalisasikan, termasuk Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Pembaruan data dan progres diperlukan agar pelaksanaan program dapat dipantau serta usulan bantuan berikutnya lebih tepat sasaran.
Mustaqimah menyebut hasil rapat Komisi III selanjutnya akan dibahas bersama Badan Anggaran DPRD Kalsel. Pembahasan tersebut mencakup kemungkinan penyesuaian alokasi, termasuk mengalihkan anggaran dari kegiatan yang dinilai bisa dikurangi ke program yang lebih dibutuhkan masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian ialah penambahan sambungan listrik bagi warga yang belum memiliki kWh meter sendiri. Menurut Mustaqimah, kepemilikan meter listrik mandiri tidak hanya berkaitan dengan efisiensi biaya, tetapi juga keamanan.
Sambungan listrik yang masih bergantung pada sambungan rumah lain berpotensi membuat biaya penggunaan membengkak dan menimbulkan risiko keamanan, terutama ketika terjadi gangguan atau kebakaran.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas ESDM Kalsel, H. Endarto, menjelaskan bantuan pasang baru listrik disalurkan berdasarkan data penerima yang jelas.
“Setiap BPBL by name, by address, by proposal,” ujarnya.
Endarto mengatakan pihaknya akan terus berupaya mengakomodasi harapan Komisi III, terutama terkait program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.[]












