Dukung Pelatihan Talenta Digital UMKM Serentak di Kotabaru, PT ITP Tarjun Terima Rekor MURI

KabarKalimantan, Kotabaru – PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Plant 12 Tarjun kembali menorehkan prestasi membanggakan atas Penghargaan Rekor MURI dalam keberhasilannya berpartisipasi dalam Penyelenggaraan Pelatihan Talenta Digital UMKM secara Serentak dengan Peserta Terbanyak se-Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan diterima oleh Wakil Bupati Kotabaru beserta para mitra pendukung.

Rekor MURI ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan para mitra strategis, termasuk PT ITP Tarjun, yang aktif berperan dalam menggerakkan pelatihan digital bagi pelaku UMKM di wilayahnya.

Kepala Departemen SHECSR PT ITP Tarjun, Eva Ariani, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena akhirnya apa yang kita kerjakan selama ini tercatat di rekor nasional. Kami selalu berkomitmen mendukung pemberdayaan UMKM di sekitar perusahaan sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Eva Ariani, Senin (20/10/2025).

Eva menjelaskan, keterlibatan ITP Tarjun dalam program pelatihan talenta digital ini melibatkan delapan desa mitra perusahaan. Dari kegiatan tersebut, sekitar 100 pelaku UMKM lokal ikut berpartisipasi dan kini tercatat sebagai bagian dari pencapaian rekor nasional tersebut.

“Kami berharap, keikutsertaan para pelaku UMKM ini tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menjadi pintu awal menuju transformasi digital dan kemandirian ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.

PT ITP Tarjun sendiri melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus fokus pada pengembangan ekonomi masyarakat sekitar. Pelatihan digital UMKM dinilai menjadi langkah strategis agar pelaku usaha kecil menengah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pasar digital.

Selain memberikan pelatihan, Indocement juga secara aktif mendampingi kelompok UMKM di Desa Mitra agar memiliki daya saing lebih tinggi melalui peningkatan kualitas produk, pengemasan, dan pemasaran online.

Eva Ariani menegaskan, pencapaian ini bukan akhir dari upaya ITP Tarjun, melainkan awal dari gerakan berkelanjutan dalam mendorong literasi digital dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra desa agar UMKM lokal semakin maju, mandiri, dan siap menghadapi era digital,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *