Pemkab Kotabaru Berikan Kendaraan Dinas Operasional kepada Seluruh Kepala Sekolah

KabarKalimantan, Kotabaru – Sebanyak 319 kepala sekolah (Kepsek) se-kabupaten Kotabaru mulai tingkat TK, SD sampai dengan SMP Negeri, penilik dan pengawas se-Kabupaten Kotabaru mendapatkan bantuan kendaraan operasional berupa sepeda motor.

Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kotabaru Dr. H. Asriady Sulaiman, S.IP, M.Si, mengatakan kendaraan Dinas operasional tersebut diadakan oleh Badan Pengelolaan Aset Daerah kabupaten Kotabaru untuk mewujudkan visi, misi bupati Kotabaru dalam peningkatan sumber daya manusia, tentunya termasuk dibidang pendidikan, Senin (8/12/25).

“Harapan kita, dengan adanya kendaraan Dinas operasional ini, kepada seluruh kepala sekolah, penilik dan pengawas yang mendapatkan kendaraan operasional operasional, tentunya guru-guru disetiap sekolah dapat meningkatkan kualitas kerjanya, rajin bekerja,” harap Asriady Sulaiman.

Untuk para honorer, pihaknya meminta izin untuk melakukan kolaborasi dengan kepegawaian daerah kabupaten Kotabaru mengakomodir semua kepentingan-kepentingan para guru honorer terutama yang sudah mengabdi sebagai guru di berbagai tempat di wilayah Kabupaten Kotabaru.

“Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Kotabaru dan juga pemerintah daerah kabupaten Kotabaru selalu mengapresiasi tugas-tugas para guru tetap diperhatikan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab mereka selama ini,” kata Asriady Sulaiman.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kotabaru Hawadis Zubaidah mengatakan alhamdulillah di peringatan PGRI yang ke-80 tahun 2025 ini, kami para kepala sekolah mulai dari TK, SD sampai dengan SMP diberikan bantuan kendaraan Dinas operasional dari pemerintah kabupaten Kotabaru dan ini sangat luar biasa.

Pemberian bantuan kendaraan Dinas operasional ini salah satu wujud nyata bupati Kotabaru yang begitu memperhatikan pendidikan di kabupaten Kotabaru bersama program-program yang mengutamakan program Kotabaru Hebat.

“Kami berharap sekali dengan adanya hari PGRI ini, kepada Bupati Kotabaru dan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kotabaru bisa lebih memperhatikan tunjangan khususnya kepala Sekolah, dengan pemerintahan sekarang ini semoga saja tunjangan kepala sekolah maupun para guru bisa lebih ditingkatkan kembali lagi dan juga tunjangan terhadap guru-guru honorer, guru-guru yang tugasnya di pelosok desa mau itu negeri atau swasta agar tunjangan mereka juga perlu diperhatikan,” harap Hawadis Zubaidah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *