BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyoroti kekurangan anggaran untuk mendukung persiapan atlet menghadapi Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2027. Kebutuhan biaya keberangkatan dan logistik atlet menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Rancangan APBD 2027.
Hal tersebut dibahas dalam rapat kerja bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel di Ruang Rapat Komisi IV, Lantai 4 Gedung DPRD Kalsel, Banjarmasin, Senin (5/10/2026).
Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, untuk menyelaraskan usulan anggaran dengan dokumen Rencana Kerja (Renja), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), serta Rancangan APBD 2027.
Jihan mengatakan, hasil pencermatan bersama Dispora menunjukkan masih terdapat kekurangan alokasi anggaran untuk mendukung kesiapan kontingen Kalsel menghadapi Pra-PON.
“Rapat hari ini kita membahas terkait anggaran RAPBD, yang mana tentunya untuk menyesuaikan sesuai dengan Renja, kemudian hasil dari PPAS dan RAPBD. Hari ini ternyata masih terdapat kekurangan untuk kesiapan dalam pelaksanaan Pra-PON di 2027,” ujarnya.
Menurut Jihan, kekurangan anggaran tersebut salah satunya berkaitan dengan fasilitasi keberangkatan atlet. Karena itu, Komisi IV berkomitmen mengawal kebutuhan tersebut dalam pembahasan anggaran pada tahap selanjutnya.
“Kekurangan itu salah satunya untuk fasilitasi keberangkatan atlet-atlet untuk mengikuti Pra-PON. Tentunya ini akan menjadi komitmen serius kita di Komisi IV untuk mem-backup agar kegiatan keikutsertaan olahraga tersebut bisa terlaksana kembali,” tegasnya.[]












