KabarKalimantan, Paringin – Mahasiswa-mahasiswi asal Kabupaten Balangan yang tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta melakukan pertemuan dengan perwakilan DPRD Kabupaten Balangan, Sabtu (14/6/2025).
Pertemuan ini menjadi ajang penyampaian aspirasi langsung dari para mahasiswa terkait pemerataan program beasiswa 1000 Sarjana.
Para mahasiswa menyampaikan keluhan bahwa sebagian besar perguruan tinggi tempat mereka kuliah belum memiliki kerja sama resmi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Balangan. Akibatnya, mereka merasa belum bisa menikmati secara merata manfaat dari program beasiswa yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah.
Salah satu aspirasi kuat yang mereka sampaikan adalah pentingnya langkah konkret dari Pemda Balangan untuk mendata seluruh perguruan tinggi yang telah atau sedang menjadi tempat studi mahasiswa asal Balangan.
Harapannya, setelah pendataan dilakukan, pemerintah dapat menjalin kerja sama agar ke depan program 1000 Sarjana bisa menjangkau seluruh lapisan mahasiswa secara adil dan merata.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Balangan, Muhammad Riskan, menegaskan komitmennya untuk menyampaikan langsung aspirasi ini kepada pemerintah daerah.
“Kami akan mengawal dan menyampaikan langsung kepada pemerintah daerah agar persoalan ini mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Muhammad Riskan berharap pemerintah secepatnya bisa menangani permasalahan ini dan menjadikan program 1000 Sarjana benar-benar inklusif untuk seluruh putra-putri daerah yang sedang menempuh pendidikan di luar Balangan.
“Semoga program ini dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
M Rieko Ariyasin











