Digelar Perdana, Senam Prolanis Puskesmas Tamban Catur Disambut Antusias Peserta

KabarKalimantan, Kuala Kapuas – Sabtu (24/1/2026) sekira pukul 07.00 WIB, ada pemandangan yang tak lazim dari biasanya di Puskesmas Tamban Catur, Kabupaten Kapuas.

Ya, nampak kurang lebih ada sekitar 30 warga setempat berkumpul di halaman Puskesmas yang dikepalai Slamet Prayogo, S.Kep.NS tersebut.

Rupanya, warga tersebut tengah mengikuti senam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) alias senam terstruktur untuk penderita penyakit kronis (terutama hipertensi dan diabetes) serta lansia.

Seperti pada umumnya, Prolanis di Puskesmas Tamban Catur yang digagas dr. Sanni Rizky Putri, M.Kes, Norsalasiah A.Md.Keb serta Indra Adi Kusuma A.Md.Kep ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup, mengontrol gula darah/tekanan darah, meningkatkan kebugaran, serta mencegah komplikasi melalui aktivitas fisik ringan seperti peregangan, aerobik ringan, penguatan otot, dan relaksasi.

Sekitar 30 menit dilangsungkan, dengan dipandu seorang instruktur senam, para peserta nampak antusias mengikuti gerakan senam yang diiringi musik untuk menambah semangat.

Setelah 30 menit senam dilaksanakan, kegiatan berlanjut dengan pemberian edukasi yang dipaparkan langsung dr. Sanni Rizky Putri, M.Kes.

Di hadapan para peserta, dokter muda tersebut menyampaikan seputar Prolanis. Dalam kesempatan itu, dr Sani menekankan seberapa penting Prolanis itu, seperti urgensi klub Prolanis.

Ia menjelaskan, Klub Prolanis memiliki peran krusial mengingat tingginya prevalensi penyakit kronis dan tantangan dalam kepatuhan pengobatan.

“Penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes menduduki peringkat 1 dan 2 sebagai penyakit terbanyak di UPK Kemenkes, sehingga diperlukan intervensi yang kuat,” terangnya.

Kemudian, lanjut dr. Sanni, pasien kerap abai untuk kontrol terhadap dua penyakit tersebut, atau bisa dikategorikan kepatuhan kontrol yang rendah

“Tingkat kepatuhan pasien dalam melakukan kontrol rutin masih di bawah 50 persen, yang berpotensi menyebabkan komplikasi serius,” terangnya.

Nah, dengan hadirnya Klub Prolanis di Puskesmas Tamban Catur ini, lanjut dr. Sani, tak lain bertujuan untuk membantu memantau kesehatan secara berkelanjutan dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan pengobatan.

dr. Sani pun berharap Klub Prolanis ini akan memberikan dampak positif. Pasalnya, Klub Prolanis tidak hanya berfokus pada pengelolaan penyakit, tetapi juga menciptakan kesadaran peserta terhadap penyakit yang sewaktu-waktu dapat merenggut nyawa mereka.

“Ya, tentunya kami menginginkan hasil nyata melalui Klub Prolanis ini, seperti kepatuhan kontrol rutin yang meningkat, kualitas hidup yang lebih baik, serta terbentuknya komunitas yang saling menguatkan, saling berbagi pengalaman dan saling memberikan dukungan emosional,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tamban Catur Slamet Prayogo S.Kep.NS mengaku sangat mensupport kegiatan Prolanis ini. “Ya, apapun programnya jika menyangkut kebaikan masyarakat, tentu saya akan mendukung sepenuhnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Aisyah, salah satu peserta mengaku senang dan bersyukur bisa mengikuti Senam Prolanis yang dilaksanakan UPT Puskesmas Tamban Catur ini.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak sudah diberi kesempatan mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap pekannya,” ungkapnya.

Penulis/Editor : Suhaimi Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *